DAARUL ABROR PUTRA

ASRAMA BABEL

INFO PENDAFTARAN.!
DAARUL ABROR PUTRA

ASRAMA BAGHDAD

INFO PENDAFTARAN.!
DAARUL ABROR PUTRA

TAMAN BACA SANTRI

INFO PENDAFTARAN.!
DAARUL ABROR PUTRA

PEMILIHAN KETUA OPPMDA

INFO PENDAFTARAN.!
DAARUL ABROR PUTRA

KANTOR ADMINISTRASI

INFO PENDAFTARAN.!
DAARUL ABROR PUTRA

KELAS PUTRA

INFO PENDAFTARAN.!
DAARUL ABROR PUTRI

KANTOR ADMISISTRASI PUTRI

INFO PENDAFTARAN.!
DAARUL ABROR PUTRI

ASRAMA AISYAH

INFO PENDAFTARAN!
DAARUL ABROR PUTRI

ASRAMA FATHIMAH

INFO PENDAFTARAN
DAARUL ABROR PUTRI

ASRAMA AISYAH

INFO PENDAFTARAN!
DAARUL ABROR PUTRA

DAAARUL ABROR OLYMPIADE

INFO PENDAFTARAN
DAARUL ABROR PUTRI

GEDUNG MADINAH

INFO PENDAFTARAN!
DAARUL ABROR PUTRI

RUANG KELAS PUTRI

INFO PENDAFTARAN
DAARUL ABROR PUTRI

TAMAN BACA

INFO PENDAFTARAN!
DAARUL ABROR PUTRA

AULA MASJID

INFO PENDAFTARAN

OUR LATES POST

PONDOK MODERN BERDIRI DI ATAS DAN UNTUK SEMUA GOLONGAN

Daarul Abror Olympiade 2026

DAARUL ABROR OLYMPIADE: MERIAHNYA KOMPETISI OLAHRAGA DAN SENI

📅 04 Mei 2026 | ✍️ Admin | 📁 Kegiatan Santri
Foto Utama

BANGKA – Semangat sportivitas dan persaudaraan kembali terpatri dalam ajang bergengsi Daarul Abror Olympiade yang berlangsung mulai Senin, 27 April 2026 hingga Sabtu, 02 Mei 2026. Kompetisi ini mempertemukan talenta terbaik santri dalam berbagai cabang olahraga dan seni bela diri.

Foto Kegiatan
Berpose sebelum bertanding

Tidak kurang dari lima cabang dipertandingkan, meliputi Sepak Bola, Futsal, Voli, Bulu Tangkis, serta satu cabang seni yang berunsur olahraga yaitu Tapak Suci PERSIDAR.

"Olahraga bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi bagaimana kita menjaga kesehatan, kekompakan, dan sportivitas."

Kemeriahan Tapak Suci PERSIDAR

Khusus untuk cabang Tapak Suci, acara ini disuhui langsung oleh al-Ustadz Aris Baharuddin Siregar, MSI, dan al-Ustadz Deri Agustin Saputra Arsyi, SPd. Di lapangan, mereka didampingi oleh para pendekar senior yang handal antara lain Ustadz Rasya Guntama, Ustadz Afrizal Ivanza dan lainnya, yang mana mereka ini sebelumnya merupakan alumni perguruan yang siap membimbing dan mengawal jalannya pertandingan. (Red)

📋 Baca Juga

Empat regu tangguh telah bersiap dan bertanding memperebutkan gelar juara, yaitu Regu Harimau, Regu Katak, Regu Naga, dan Regu Rajawali. Mereka telah melalui proses latihan rutin yang panjang demi tampil maksimal di atas matras.

Daftar Tim dan Klub Peserta

⚽ Sepak Bola:

  • Abror United
  • Real Bangka FC
  • Forza FC
  • Academi FC

🏟️ Futsal:

  • Emirates
  • At-Taqdom
  • Warior
  • La-Magica

🏐 Voli:

  • Phoenix
  • Pegasus

🏸 Bulu Tangkis:

  • Student Star
  • Platinum
  • Amerta
  • Heroic

Puncak Acara dan Penghargaan

Seluruh rangkaian pertandingan dari berbagai cabang berakhir pada Sabtu, 02 Mei 2026. Suasana semakin memanas dan penuh haru saat memasuki sesi penutupan.

Acara ditutup secara resmi dengan prosesi penyerahan piala bergilir, medali, dan sertifikat penghargaan kepada perwakilan dari klub-klub pemenang. Senyum kebanggaan terpancar dari wajah para juara sebagai bukti kerja keras dan perjuangan mereka selama kompetisi berlangsung.

Semoga semangat kompetisi yang sehat ini terus terjaga dan menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk terus berprestasi.

🌐 Baca Juga: Artikel 👇👇Lainnya

Hiking PRATADA 2026

SEMANGAT MEMBARA! SANTRI DAARUL ABROR GELAR KEGIATAN HIKING

📅 05 Mei 2026 | ✍️ Admin | 📁 Kegiatan Santri
Foto Utama

BANGKA, 5 Mei 2026 – Suasana pagi di Pondok Modern Daarul Abror terasa sangat berbeda. Usai melaksanakan sholat Subuh berjamaah di masjid dan melanjutkan dengan membaca Al-Qur'an, para santri tidak langsung melakukan halaqoh seperti kebiasaan sehari-hari.

Hari ini adalah hari yang dinanti! Dengan semangat menggebu-gebu, mereka bergegas menuju area perkemahan di dalam komplek pondok untuk mempersiapkan segala keperluan kegiatan Hiking dalam rangka PRATADA VIII.

"Kesehatan adalah aset, namun semangat pantang menyerah adalah kunci segalanya."

Suasana Pagi Penuh Kekompakan

Di tengah kesibukan, terdengar lantunan lagu-lagu gembira dan yel-yel kepramukaan yang memeriahkan suasana. Sebelum berangkat, mereka mengikuti senam pagi dan sarapan bersama agar tenaga tetap prima.

Seluruh peserta kemudian berkumpul untuk mendengarkan pengarahan teknis. Materi mengenai tugas, ketentuan rute, dan tata tertib disampaikan oleh para Kakak Pembina yang sangat cakap, handal, dan berpengalaman. Mereka adalah Kak Frengki Jauhari, Kak M. Zikri, Kak Khoirul Anwar, Kak Akbar, dan Kak Rahmat. Tak lupa dukungan luar biasa dari Kak Mou lintas bagian yang selalu siap sedia dengan kamera di tangannya untuk mengabadikan setiap momen. (Red)

Pemeriksaan dan Perhatian Khusus

Kegiatan resmi dimulai oleh Pleton 07 yang terlebih dahulu melewati Pos 1 di dekat gerbang pondok untuk pemeriksaan atribut dan perlengkapan.

Bentuk kepedulian sangat terlihat bagi santri yang memiliki riwayat kesehatan seperti maag, asma, atau luka. Mereka dikelompokkan dalam regu khusus dengan atribut pembeda. Meskipun demikian, semangat mereka luar biasa besar dan tetap ingin ikut serta, dengan catatan tidak dilibatkan dalam aktivitas fisik berat. (Red)

⚠️ Larangan Keras Selama Kegiatan:

  • Mengusik, mengambil, atau merusak hak milik warga.
  • Melakukan tindakan di luar instruksi pembina.
  • Mengucapkan kata-kata kasar atau umpatan.

👮 Susunan Petugas & Materi di Setiap Pos:

Tim Petugas: 2 Guru Senior, 2 Guru Junior, dan 3-6 Santri Senior.

Materi Ujian & Tugas:

  • Pemeriksaan Atribut & Perlengkapan
  • Pengetahuan Umum
  • Sandi Morse, Kotak & Semaphore
  • Penghafalan Dasa Dharma
  • Melintasi Halang Rintang
  • Mencari Kelereng
  • Menelusuri Sungai
  • Menyampaikan Kesan dan Pesan

Perjalanan Menantang

Tepat pukul 09.12 WIB, regu terakhir pun bertolak meninggalkan Pos 1. Mereka berjalan dan berlari kecil sambil sesekali meneriakkan yel-yel kepramukaan yang membakar semangat.

Foto Kegiatan
Brefing Oleh pembina

Di sepanjang rute, keamanan dan kenyamanan terjaga berkat pengawalan ketat dari para Asatidz dan petugas yang tersebar di titik-titik strategis. Tim P3K pun tak kalah sigap, hilir mudik memastikan kondisi kesehatan para santri tetap terjaga dengan baik hingga sampai ke pos terakhir yang berada di lingkungan pondok.

📋 ARTIKEL TERKAIT

Kegiatan hiking pun usai dengan kedatangan regu terakhir pukul 10.35 yang tiba di area pondok dengan wajah-wajah ceria, penuh kebanggaan, dan kenangan manis yang tak terlupakan.

🌐 Baca Juga: Artikel Lainnya👇👇

Semangat PRATADA VIII 2026

Berita: Pembukaan PRATADA VIII Daarul Abror

Semangat dan Disiplin Membara: Perkemahan Rutin Akhir Tahun (PRATADA) VIII 2026 Daarul Abror Bangka

📅 04 Mei 2026 | ✍️ Admin | 📁 Kegiatan Santri
Upacara Pembukaan PRATADA VIII

BANGKA – Semangat kebersamaan dan kedisiplinan kembali terlihat kental di lingkungan Pondok Modern Daarul Abror. Hari ini, Senin 04 Mei 2026, secara resmi dibuka kegiatan Perkemahan Rutin Akhir Tahun (PRATADA) VIII oleh seluruh santri dan para guru putra pondok.

Pembukaan acara ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan kesenian dan olahraga yang telah berlangsung sebelumnya. Mulai dari ajang bergengsi Public Speaking Contest, Master of Ceremony Contest, hingga Daarul Abror Olympiade yang mempertandingkan cabang olahraga seperti sepak bola, futsal, bola tangkis, voli, dan tapak suci telah sukses digelar dan memanaskan suasana.

Disiplin adalah fondasi utama bagi seorang pemimpin. Tanpa disiplin, ilmu dan kemampuan lain tidak akan berguna maksimal.
- KH. Sofyan Abuyamin, pimpinan pondok modern Daarul Abror Bangka.

Persiapan Maksimal demi Kesuksesan Acara

Usai penyerahan tropi, sertifikat, dan medali bagi para pemenang pada Ahad pagi (03/05), suasana langsung bertransformasi. Para santri beserta para Asatidz pembimbing keperamukaan saling bahu membahu mempersiapkan segala keperluan perkemahan. Kerjasama yang solid ini menjadi bukti nyata kekompakan dan tanggung jawab yang tinggi demi suksesnya PRATADA VIII 2026.

Upacara Pembukaan Penuh Khidmat

Acara pembukaan diawali dengan pelaksanaan upacara bendera yang berlangsung khidmat di lapangan bola. Upacara ini dihadiri langsung oleh Pimpinan Pondok, para dewan guru, serta seluruh anggota Pramuka santri putra.

Dalam amanatnya yang disampaikan dalam Bahasa Arab, Pimpinan Pondok selaku Inspektur Upacara berpesan agar seluruh santri senantiasa menjaga semangat dan berdisiplin tinggi. Beliau menekankan bahwa hal tersebut adalah bekal utama untuk menjadi pemimpin di masa depan, selaras dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka (Red).

Tampilan Apresiasi dan Kreativitas

Usai mengikuti upacara dengan tertib, para santri mempersembahkan berbagai penampilan memukau dari setiap pleton. Dengan piawai dan penuh percaya diri, mereka menampilkan yel-yel yang membakar semangat, sandi semaphore, hingga pensi cerita sejarah pahlawan yang menumbuhkan rasa cinta tanah air dan pada sore harinya dilanjutka dengan aneka macam perlombaan.

1 / 5
Foto Kegiatan 1
Inspeksi Barisan oleh Inspektur dan para guru
2 / 5
Foto Kegiatan 2
Penampilan Pensi
3 / 5
Foto Kegiatan 3
Di Antara Perlombaan
4 / 5
Foto Kegiatan 4
Tenda ku Surgaku
5 / 5
Foto Kegiatan 5
Acara Puncak Api unggun ins

Rangkaian Acara Pratada

Kegiatan perkemahan ini berlangsung selama beberapa hari ke depan. Besoknya, Selasa 05 Mei 2026, agenda dilanjutkan dengan kegiatan Hiking yang menantang untuk melatih fisik dan mental, serta ditutup secara meriah dengan acara api unggun pada malam harinya.

📋 BERITA TERKAIT

Semoga kegiatan PRATADA VIII ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi pembentukan karakter santri yang tangguh, berkarakter, dan berprestasi.

Lihat juga: Artikel lainnya di sini.👇👇👇👇👇👇👇👇

MENATA HATI, MENGASAH ILMU, MENGUKIR KETELADAN


Setiap perjalanan hidup dan tanggung jawab yang kita emban tentu menyimpan pelajaran berharga. Ada hikmah yang bisa kita renungkan bersama tentang bagaimana seharusnya kita menjalani kehidupan dan pekerjaan dengan sebaik-baiknya.

BAGIAN PERTAMA: MENATA HATI DAN MEMBENAHI DIRI

Oleh; al-Ustadz. KH, Sofyan Abuyaamin

Seringkali kita lupa untuk berhenti sejenak, melakukan evaluasi diri, dan memperbaiki apa yang mungkin kurang. Ada nilai-nilai luhur yang bisa menjadi cahaya penuntun kita:

1. Membangun Etos Kerja dan Rasa Amanah

Bekerja dan beraktivitas bukan sekadar soal mencari nafkah, melainkan tentang bagaimana kita memaknai setiap tugas sebagai kepercayaan dan kesempatan besar.

- Hakikat Amanah: Sebuah tanggung jawab adalah ibarat janji suci. Mengabaikan atau melalaikannya bukanlah hal kecil, karena itu berarti kita tidak menjaga kepercayaan yang diberikan. Ingatlah, lawan dari kelalaian adalah ketekunan dan kesungguhan hati.

- Makna Ihsan: Ada keindahan dalam bekerja dengan sepenuh hati, ikhlas tanpa mengharap pujian. Cukup Allah SWT yang Maha Mengetahui dan Maha Memberi Balasan. Niatkanlah setiap keringat dan usaha sebagai bentuk ibadah yang tulus.

2. Kunci Menjadi Lebih Baik

Untuk terus tumbuh dan berkembang, ada tiga hal indah yang bisa kita pegang:

1. Meluruskan Niat: Mencari rezeki itu suci, apalagi jika dibarengi dengan rasa tanggung jawab dan amanah. Justru, kelalaian dalam tugaslah yang bisa menjadi penghalang datangnya keberkahan.

2. Kedisiplinan: Ketertiban bisa dilihat dari bagaimana kita mengatur waktu dan prioritas. Ketika kewajiban utama kepada Allah dijaga dengan baik, insya Allah urusan dunia dan pekerjaan pun akan terbentang dengan lancar.

3. Mengharap Ridho Ilahi: Jadikan keridhaan-Nya sebagai tujuan utama, melebihi sekadar pengakuan atau jabatan semata.

BAGIAN KEDUA: MENGASAH KEMAMPUAN DAN PEMAHAMAN

Oleh: al-Ustadz. KH. Ahmad Yani, SAg

Selain hati yang bersih, kita juga dituntut untuk memiliki wawasan yang luas dan kemampuan yang mumpuni dalam mengelola setiap urusan.

Tiga Bekal Utama

Agar setiap langkah membawa hasil yang maksimal, ada tiga kemampuan yang sangat berguna:

1. Pemahaman Konsep: Belajarlah untuk memahami gambaran besar dan tujuan dari apa yang kita lakukan. Jangan hanya bekerja "asal selesai", tapi pahami makna, visi, dan arah tujuannya.

2. Keahlian Teknis: Menguasai cara kerja dan metode yang benar agar setiap tugas diselesaikan dengan profesional.

3. Kemampuan Bersosialisasi: Bijak dalam berinteraksi, memahami karakter orang lain, dan mengambil keputusan yang tepat.

Cara Menyikapi Tantangan

Terkadang kita merasa jalan terasa berat karena kurangnya pemahaman akan tujuan. Oleh karena itu, ada baiknya kita selalu:

- Berpegang teguh pada nilai-nilai agama dan kebenaran.

- Menggunakan pendekatan yang edukatif dan penuh kasih sayang.

- Selalu memotivasi diri dan orang lain untuk terus maju.

- Menghargai setiap proses dan kemajuan yang dicapai.

- Memiliki arahan yang jelas dalam setiap langkah.

RENUNGAN

Mari kita simak dan hayati pesan mendalam ini sebagai penyegar jiwa:

"MENGHIDUPKAN, BUKAN SEKADAR MENCARI PENGHIDUPAN."

Kehadiran kita di mana pun bukan sekadar untuk "mengisi ruang" atau hadir secara fisik semata. Tapi hadir untuk memberi manfaat, memberi warna, dan memberi pengaruh baik.

Bekerjalah bukan hanya karena perintah, tapi karena paham akan tujuan dan tanggung jawab besar di baliknya. Mari bangkit bersama, perbaiki niat, teguhkan amanah, dan perbanyak ilmu, demi kebaikan bersama dan ridho Allah SWT.


Optimalisasi Manajemen Organisasi di Pondok Modern Daarul Abror: Refleksi atas Tiga Pilar Kemampuan Manajerial

Pendahuluan


Pondok Modern Daarul Abror Bangka sebagai sebuah lembaga pendidikan dan dakwah tidak terlepas dari dinamika organisasi yang kompleks. 

Keberhasilan sebuah organisasi tidak hanya ditentukan oleh besarnya visi atau banyaknya program, tetapi juga oleh bagaimana organisasi tersebut dikelola. 

Dalam teori manajemen modern, dikenal tiga kemampuan dasar yang wajib dimiliki oleh setiap pengurus atau manajer, yaitu: Conceptual Skill, Technical Skill, dan Human Skill. 

Ketiga hal ini bagaikan tiga kaki yang menopang tegaknya sebuah organisasi agar berjalan seimbang dan maksimal.

Tiga Pilar Kemampuan Manajerial

1. Conceptual Skill (Kemampuan Konseptual)

Di Pondok Modern Daarul Abror, kemampuan untuk menyusun visi, merumuskan tujuan, dan melihat gambaran besar (big picture) sebenarnya sudah cukup baik. 

Para pembuat kebijakan telah memiliki rancangan yang jelas tentang arah dan idealisme lembaga. 

Skill ini memastikan bahwa semua program kerja selaras dengan cita-cita luhur pondok.

2. Technical Skill (Kemampuan Teknis)

Demikian pula dengan kemampuan teknis. Para pelaksana di lapangan bisa dikatakan telah menguasai metode, prosedur, dan keahlian yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas. 

Mulai dari administrasi, kepengasuhan, hingga pengajaran, secara teknis operasional sudah berjalan sesuai SOP yang ditetapkan.

 

3. Human Skill (Kemampuan Berinteraksi)

Di sinilah letak tantangan terbesar nya Meskipun dua skill sebelumnya sudah berjalan selayaknya, Human Skill menjadi kunci penentu yang paling dinamis dan rumit.

Permasalahan; 

Adanya Keberagaman 

Meskipun konsep sudah matang dan teknis sudah jalan, realitas di lapangan seringkali belum menunjukkan hasil yang maksimal. Hal ini disebabkan karena Human Skill yang masih perlu ditingkatkan.

Mengapa hal ini sulit? Karena organisasi di Pondok Modern Daarul Abror diisi oleh individu-individu yang memiliki:

- Latar belakang yang beragam (asal daerah, budaya, dan pendidikan sebelumnya berbeda).

- Tingkat pemahaman dan cara berpikir yang tidak selalu sama.

- Motivasi dan idealisme personal yang beraneka ragam.

Perbedaan-perbedaan ini sangat wajar, namun jika tidak dikelola dengan Human Skill yang terarah, justru kerap menjadi sumber masalah. 

Sinkronisasi antara pemahaman satu fihak dengan fihak yang lainnya seringkali belum menuju kearah titik temu. 

Akibatnya, muncul gesekan, kesalahpahaman, bahkan konflik kecil antar sesama anggota, anggota dengan pengurus dan lain sebagainya yang belum memahami kebijakan sepenuhnya,  bahkan dalam lingkup masyarakat luas dapat menimbulkan ledakan-ledakan yang cukup dramatis. 

Dampak terhadap Organisasi

Kekurangan dalam mengelola Human Skill ini bisa berakibat serius.

Kebijakan yang sudah disusun dengan baik secara konsep, menjadi tidak berjalan mulus saat diterapkan. 

Idealisme organisasi yang seharusnya menjadi tujuan bersama, terkadang tertutup oleh pemahaman sektoral atau perbedaan pandangan pribadi.

 

Alih-alih bergerak maju bersama, energi justru terbuang untuk menyelesaikan masalah internal yang seharusnya tidak perlu terjadi. 

Padahal, tujuan utama kita adalah melahirkan generasi yang unggul dan menjaga marwah Pondok Modern Daarul Abror.

Kesimpulan dan Harapan

Oleh karena itu, penguatan Human Skill adalah prioritas utama yang harus lebih difokuskan saat ini,  dimana permasalahan rentan terjadi di ranah tersebut. 

Kita perlu lebih banyak belajar untuk:

1. Membangun komunikasi dua arah yang efektif, baik anggota dengan anggota lainnya,  maupun anggota dengan pengurus. 

2. Menumbuhkan empati dan saling pengertian.

3. Menyelaraskan hati dan pikiran demi satu tujuan.

Karena bagaimanapun tepatnya nya strategi (Conceptual) dan  baiknya metode (Technical), semuanya akan hampa jika individu-individu di dalam maupun di luarnya tidak sepenuhnya memahami dan kurang memberikan dukungan. 

Seyogyanya kita perbaiki cara kita berinteraksi, agar Pondok Modern Daarul Abror bisa melangkah lebih kokoh, damai, dan berprestasi. Aamiin.

Nb: Altikel merupakan Opini penulis