PONDOK MODERN BERDIRI DI ATAS DAN UNTUK SEMUA GOLONGAN

Alumni Berprestasi

Seorang Pemuda jebolan pondok pesantren Daarul Abror Desa Kace Kabupaten Bangka mahasiswa yang Berprestasi, Apriyanto Gunawan (18) merupakan salah satu warga Desa kulur Bangka tengah,dapat kesempatan kuliah melalui prorgam beasiswa dari Kementrian Agama Republik Indonesia di Universitas Al Azhar Kairo Mesir tahun 2019.

Apriyanto Gunawan salah seorang yang mengusasi Tiga Bahasa dengan aktif, yakni Bahasa Indonesia, Inggris dan Arab. Iapun berkesempatan menemui Bupati Bangka Tengah, H Ibnu Saleh sebelum berangkat ke Kairo Mesir.

Bertempat di Pondopo Bupati Bangka Tengah, Pemuda berprestasi tersebut mendapatkan bantuan biaya keberangkatan dan biaya keperluan lainnya selama di Kairo. Bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian dari Bupati Ibnu kepada masyarakatnya yang berprestasi.

“Bener kemarin, Alhamdulillah saya berkesempatan ketemu Apriyanti gunawan. Ia merupakan pemuda berprestasi, hingga mendapatkan Beasiswa dari Kementrian Agama Republik Indonesia. Saya bangga sekali, bisa berbincang pemuda yang menguasai tiga bahasa aktif,” kata Bupati Ibnu, Sabtu (16/11).

Bupati Ibnu meminta kepada Apriyanto untuk terus mengukir prestasinya selama di Kairo Mesir. Setelah itu, bisa mengabdikan dirinya untuk masyarakat Bateng.

“Ya, kami sangat menginginkan sekali kedepannya Pemuda berprestasi ini bisa mengabdikan dirinya untuk masyarakat Bateng,” ungkapnya seraya berharap apa yang di bantukannya tersebut bermanfaat selama di Kairo Mesir.

Fasilitator pengajuan bantuan biaya keberangkatan dan biaya lainnya selama di Kairo ke Bupati Ibnu, Dairi alias Dodoy mengapresiasi tanggapan positif dari Bupati Ibnu.

“Kemarin kami sempat berbincang dengan Bupati Ibnu mengatakan ada anak berprestasi. Selanjutnya Bupati Ibnu langsung respon ingin ketemu dengan anak tersebut dan langsung memberikan bantuannya kemarin. Kami Apresiasi kepedulian Bupati Ibnu kepada warganya, terutama mereka yang berprestasi,” ungkap Dodoy yang menjabat sebagai Ketua Milenial Bateng Keadilan.

Menurut Dodoy, Pemuda berprestasi ini akan berangkat ke Kairo Mesir pada tanggal 20 November 2019.

“Mudah-mudahan selama sampai tujuan, lalu mendapatkan Ilmu Pengetahuan yang baik dan benar hingga kedepan bermanfaat bagi masyarakat Bateng khsusnya pada bidang Keagamaan,” pungkasnya.

Sumber; https://www.mitratoday.com/

Kegiatan dan Aktifitas Harian Santri Pondok Modern Daarul Abror Bangka

Pondok Pesantren adalah sebuah lembaga pendidikan Islam dimana para pendidik dan anak didik hidup dan beraktifitas di dalam lingkungan yang sama.

Pondok Modern Daarul Abror Bangka adalah salah satu pondok pesantren yang menerapkan pendidikan bagi para santrinya selama 24 jam, yakni dimulai sejak bangun tidur sampai tidur lagi, bahkan di waktu tidurpun sebenarnya santri melakukan proses pendidikan itu sendiri, karena tidur dimulai dengan berdo'a yang merupakan salahsatu pendidikan keimanan, serta menerapkan etika-etika yang baik ketika tidur.

Adapun Kegiatan dan Aktifitas rutin Santri Pondok Modern Daarul Abror Bangka antara lain:


 


Persiapan Sebelum Masuk Pesantren Daarul Abror

Pondok Pesantren merupakan lembaga pendidikan yang memilik ciri khas berbeda  dengan pendidikan lainnya pada umumnya. Diantara perbedaan yang dimiliki pondok pesantren, adalah para santri/santriwati menghabiskan waktunya di dalam komplek pondok pesantren. Hal ini, semata-mata agar semua kegiatan di pesantren dapat diikuti secara intens dan istiqomah oleh masing-masing santri. Dari sisi ini, santri harus bisa merelakan diri sementara waktu untuk tidak berkumpul dengan keluarga, kerabat di kampung halaman.

Dengan aneka kekhasan dan kekhususan yang dimiliki pesantren, ada baiknya untuk mempersiapkan hal-hal yang diperlukan. Berikut

Yang Perlu Dipersiapkan Sebelum masuk Pesantren :

 

1. PERRSIAPAN NON-FISIK

Sebelum masuk ke Pesantren, persiapan mental juga perlu dipersiapkan, baik mental anak maupun orang tua. Ketika akan berangkat untuk menimba ilmu ke pesantren, sudah sebaiknya di awali dengan niatan yang baik dan murni untuk menuntut ilmu, menggapai ridlo Allah Subhanahu wa Ta’ala, menghilangkan kebodohan dan lain sebagainya.

Orang tua, harus siap berpisah dengan anaknya untuk sementara waktu.

Orang tua dan anak harus saling bersinergi karena kesuksesan seorang anak tidak pernah lepas daripada do’a dan perjuangan orang tua. Orang tua selalu mendo’akan anaknya yang sedang menuntut ilmu, demikian pula seorang anak harus selalu mendo’akan orang tua ketika berada di pesantren.

2. PERSIAPAN FISIK

Persiapan fisik meliputi kondisi tubuh. Hal-hal yang perlu dibawa saat masuk Pondok :

– Al-Qur’an dan alat tulis

Santri membawa Al-Qur’an (wajib). Diperbolehkan membawa Al-Qur’an terjemah dan Juz ‘Amma. Santri membawa alat tulis yang diperlukan seperti buku tulis, pulpen, pensil, penggaris, penghapus dan alat-alat tulis penunjang kegiatan belajar mengajar lainnya.

– Perlengkapan Shalat

Meliputi baju koko atau kemeja polos, sarung, ikat pinggang, kopiah songkok nasional hitam tidak bermotif (wajib), sorban (tidak wajib) dan sajadah (lebar maks. 50cm), sandal. Bagi santriwati membawa mukena putih. Bawa perlengkapan shalat secukupnya.

– Pakaian Sehari-hari

Putra

Pakaian bebas maksimal 3 stel, dengan ketentuan:

  • Kaos, kemeja, dan kaos kemeja polos warna tidak mencolok,
  • Celana training dan celana bahan warna bebas bentuk standar,
  • Tidak bergambar dan bertulisan besar yang kurang mendidik,
  • Tidak bernuansa ormas atau kelompok tertentu,
  • Tidak bahan levis & jin;

Perlengkapan masuk mesjid

  • Baju Koko *utamakan berwarna putih,
  • Tas sandal (disediakan di koprasi)
  • Kemeja polos (usahakan lebih dari 2 potong utk penggunaan sabtu s.d. kamis)

 

Putri

Baju bebas maksimal 4 stel, dengan ketentuan:

  • Gamis atau potongan panjang dengan warna tidak mencolok,
  • Tidak ketat lekuk tubuh,
  • Tidak transparan,
  • Tidak bergambar,
  • Tidak bernuansa ormas atau kelompok tertentu,
  • Tidak bahan levis, jin, dan kaos;
  • Kerudung blus lebar;

– Perlengkapan Mandi dan Mencuci

Ember, gayung, deterjen, sabun, sampo, handuk, sikat gigi, pasta gigi, sikat baju, hangger/gantungan baju, dan lainnya.

– Perlengkapan Tidur

Bantal, sarung bantal, sprei dan selimut (tidak perlu membawa alas tidur, karena sudah disediakan pesantren). Bagi santri putri mempersiapkan baju tidur 2 atau 3 stel (celana tidur wajib panjang ). Lotion anti-nyamuk (bila perlu)

– Perlengkapan Makan

Piring, gelas, sendok, botol minum (Hendaknya menggunakan barang yang tidak mudah pecah).

– Perlengkapan Sekolah

Perlengkapan sekolah terdiri dari alat tulis (Buku tulis dan pulpen), Buku Pelajaran (bagi yang belum memesan silahkan membeli di Koperasi atau bagian pengadaan buku setibanya di pondok nanti selama persediaan masih ada), tas, sepatu pantopel berwarna hitam untuk masuk kelas, sepatu sport untuk pramuka & olah raga, kaos kaki polos, seragam sekolah. Seragam disediakan oleh Pondok

– Obat Khusus

Bagi calon santri yang memiliki riwayat penyakit tertentu, hendaknya membawa perlengkapan obat khusus untuk penyakitnya.

– Lainnya

Bagi santri putra disarankan memiliki jas hitam,
jika sedang dalam musim penghujan, disarankan membawa payung.

seluruh perlengkapan yang diperlukan bisa juga di dapatkan di Koperasi Pelajar Pondok selama barang masih tersedia. 

 

3. PERLENGKAPAN YANG DILARANG DI PESANTREN 

Kepada seluruh santri tidak diperkenankan membawa dan memiliki:

  1. Alat Elektronik (kecuali senter batre) dan alat komunikasi dalam bentuk apapun;
  2. Senjata tajam;
  3. Ikat pinggang yang tidak sesuai dengan alam pendidikan;
  4. Baju bernuansa partai atau kelompok tertentu (ormas, sepakbola, partai, dll);
  5. Baju bergambar/bertulisan tidak mendidik;
  6. Jaket bertudung/tutup kepala;
  7. Penutup kepala dalam bentuk apapun(untuk putra), kecuali peci hitam nasional;
  8. Buku yang tidak mendidik (novel romance, majalah, komik, dll);
  9. Perhiasan atau aksesoris (kecuali anting untuk santri putri);
  10. Tas selendang atau tas pinggang;
  11. Hewan peliharaan.

Pendidikan Anti Korupsi di Pondok Modern Daarul Abror Kace Bangka

Salah satu dosen Fakultas Hukum Univeritas Bangka Belitung Ndaru Satrio, S.H., M.H. diminta memberikan materi yang bertajuk Pendidikan Anti Korupsi. Acara ini dibuka dengan sambutan dari Kepala Sekolah SMP Islam Terpadu Daarul Abror, Bapak Imam Syubani, S.Pd.I. Moderator dalam acara ini adalah beliau Bapak Imam Syubani, S.Pd.I sendiri.

Acara ini dilaksanakan secara offline di Majid Pondok Modern Daarul Abror yang pastinya tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. Peserta yang hadir di ruangan sekitar kurang lebih 600 peserta. Peserta tersebut adalah santri putra dari Pondok Modern Daarul Abror. Menarik disimak bahwa peserta sangat antusias mengikuti acara ini, ini terbukti bahwa sampai akhir acara peserta masih setia dengan penjelasan yang disampaikan oleh narasumber Ndaru Satrio, S.H., M.H. Narasumber menjelaskan bahwa unsur penggerak dalam menumbuhkan perilaku anti korupsi adalah adanya sikap yang harus ditumbuhkan dalam perilaku sehari-hari. Beberapa sikap tersebut adalah (1) jujur, (2) Diiplin, (3) Tanggung jawab, (4) Sederhana, (5) Kerja keras, (6) Mandiri, (7) Adil, (8) Peduli, (9) Berani. Sikap ini tidak serta merta muncul, namun butuh latihan dan kesabaran untuk menumbuhkannya. Dari hasil latihan ini diharapkan dapat menjadi sebuah kebiasaan. Dari kebiasaan terebut diharapkan sikap yang disebutkan di atas dapat menjadi karakter dari santri-santri yang hadir.

Sumber; http://radarbabel.com/